Diam Bukan Pilihan, LPSK Melindungi
"Katakan Kebenaran karena Tuhan dan LPSK Bersama Kita"
Assalamualaikum teman-teman semua..
Bagaimana kabarnya? semoga dalam keadaan sehat selalu ya.
Pada kesempatan kali ini Lutfi akan sharing kembali terkait hal positif yang bermanfaat tentunya.
Dari tema dan judul di atas ada yang tau apa saja yang akan dibahas? baiklah, kalau begitu langsung saja, yuk kita cus!
LPSK, what's that?
LPSK adalah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.
LPSK mewadahi suatu tujuan mulia, dalam rangka melindungi para saksi dan juga korban dalam suatu problematika.
Wah, luar biasa ya LPSK.
Nah, apasih maksudnya diam bukan pilihan itu sendiri?
Jadi di sini kita tahu banget ya, bahwa suatu wilayah bahkan negara kita tercinta Indonesia pasti terdapat kasus atau permasalahan di dalamnya, contoh kasus pelanggaran HAM seperti pembunuhan dan pelecahan seksual.
suatu permasalahan-permasalahan timbul diakibatkan oleh beberapa faktor yang menjadikan permasalahan tersebut telah menjadi sebuah hal lumrah, misal pelaksanaan dalam penanganan hukum keadilan, rasa kemanusiaan pelaku kejahatan yang perlu bimbingan, dan poin pentingnya adalah keberanian suatu saksi dalam mengungkapkan kebenaran serta mental korban untuk menyatakan suatu permasalahan dengan tetap bisa mengatur kadar trauma dalam dirinya.
teman-temanku sekalian.
"Berkata baik atau diam" merupakan suatu nasehat yang baik untuk kita terapkan, mengapa? kontribusi kecil, sedang, bahkan menjadi besar akan berdampak positif bagi terciptanya kedamaian suatu bangsa ini.
contoh hal kecil kita selalu menjadikan jujur nomor 1,misal tanpa mencotek saat ujian karena dengan jujur maka perkataan tingkah laku akan terlatih melakukan kebenaran, contoh hal sedang kita menjauhkan hal-hal penuduhan jika tak ada bukti jelas, justru kita membela kebenaran dalam suatu kasus,misal masalah di sekolah ada teman yang berkelahi. nah contoh masalah besar misalnya ada suatu problem di lingkungan sekitar kita, seperti tingkat RT, desa, atau komplek, tentang penganiyaan dalam rumah tangga, pelecehan asusila pedofila dsb, kita sangat dibolehkan untuk mengeluarkan hak kita untuk berpendapat ketika memang mengetahui latar belakang dan peristiwanya, dan itu semua merupakan kewajiban kita sebagai warga negara untuk berkontribusi dalam menegakkan kebenaran. "Don't be afraid if do the best thing, cause God will support it, sure" that's why guys, jangan ragu untuk menyuarakan kebenaran ya, karena diam itu bukan pilihan.
kita bisa bayangin kan bagaimana jika mayoritas para genreasi milineum diam bahkan bungkam tak peduli dengan lingkungan sekitar, khusunya terhadap kasus problematika. maka rasa enggan tersebut yang menjadi pemecah bahkan turut serta mengahalangi surutnya suatu masalah.
Nah tadi seputar keberanian untuk menjadi saksi yaaa...
lalu bagaimana dengan menjadi korban? semoga kita dilindungi Tuhan yaa agar terhindar dari masalah bahkan menjadi korbannya, jangan sampai.
Menjadi korban merupakan suatu ujian, tetapi tenang dengan ujian itu, mengapa? karena kita tahu"Tuhan memberika ujian sesuai dengan kemampuan" jadi manusia pasti bisa melaluinya, dan juga dibalik ujian itu, ada tersimpan kebahagiaan yang luar biasa. untuk mencapai kebahagiaan itupun kita tidak boleh diam saja, tapi kita juga harus struggle (berusaha), berusaha dengan apa? salah satunya menegakkan kebenaran dalam hal masalah yang sedang dihadapi, karena dengan pengklarisifikasian yang matang dan jelas, maka korban juga turut meminimalisir masalah semakin rumit. sehingga, jangan takut, karena menanam kebaikan maka juga akan menuai kebaikan pula.
Hmmm..so teman-teman, masih adakah yang ditakutkan? jangan takut lagi ya untuk berbuat baik apalagi dalam hal penegakkan kebenaran
karena Tuhan pasti akan menyayangi dan melindungi kita selaku penegak kebenaran, Tuhan juga menjadikan LPSK ada dibentuk, untuk senantiasa hadir dalam perlindungan saksi maupun korban.
Baik demikianlah sharing melalui blog ini, semoga bermanfaat yaaa...
sekian dari saya
Salam kebenaran! karena Diam Bukan Pilihan!
"Do the best, God will always support you"
-Lutfi Mahmudah-

Komentar
Posting Komentar